
Advance Micro Devices produsen prosesor tangguh yang terkenal dengan harga prosesor ekonomis kembali akan segera memperkenal prosesor yang mendukung DDR3 lebih awal daripada jadwal.
Setelah beberapa hari yang lalu AMD mengumumkan prosesor jajaran Opteron yang diproduksi dengan menggunakan pabrikan 45 nanometer tersebut dalam beberapa minggu kedepan akan meluncurkan prosesor yang ditargetkan untuk desktop yang termasuk didalamnya memori kontroler DDR3 untuk dapat mendukung DDR3, kata John Taylor, Jubir AMD.
Seperti yang dilaporkan IDGNews, melalui ITWorld, Taylor menolak komentar seputar prosesor yang telah diluncurkan secara spesifik, terlebih dahulu “road map yang telah bocor” menganjurkan peluncuran Phenom II baru dan prosesor triple-core nya.
Prosesor yang mendukung memori DDR3 hadir lebih awal daripada perkiraan. Terakhir kalinya pada tahun lalu, perusahaan mengatakan bertujuan untuk menambah dukungan DDR3 pada prosesor Phenom II di tengah tahun 2009, akan tetapi harus menekan faktor yang tergantung pada harga memori.
Dibandingkan dengan prosesor yang mendukung DDR2, prosesor yang mendukung DDR3 ini mengijinkan informasi dari memori dapat diakses lebih cepat oleh CPU, yang berarti kinerja PC yang lebih baik. Untuk menjalankan prosesor DDR3 ini AMD akan memperkenalkan juga soket AM3 pada mobo.
“Orang-orang sangat ingin menggunakan memori DDR3 yang paling baru dan paling besar” Kata Taylor.
Menurut Dean McCarron, Presiden Mercury Research, sebuah perusahaan analis pasar mengatakan “Keputusan AMD untuk beralih ke memori DDR3 untuk membuat CPU lebih cepat, dan hal ini secara efektif dapat menyaingi Intel pada pasar PC High-End dan Server”
Bagaimanapun, AMD lebih murah dibandingkan intel telah melekat dan merupakan suatu keuntungan, pembeli yang sangat sensitif dari segi harga pada awalnya menentang modul memori DDR3 yang mahal. Lanjut McCarron.
Seperti yang Anda tahu, diawal Januari harga modul memori DDR3 1GB 1333MHz adalah $35, dibandingkan harga modul memori DDR2 1GB yang mencapai $12 sampai $14 per unitnya.
Beberapa perusahaan pembuat mobo seperti Asus, telah mengumumkan kompatibilitasnya dengan soket AM3. CPU yang baru akan dapat digunakan bersama modul memori DDR2 dan DDR3, dan dapat bekerja pada motherboard yang mendukung modul memori DDR2
AMD tetap pada jalur untuk transisi ke memory DDR3 yang mendukung server dengan platform Maranello di tahun 2010, terang Taylor. Platform Maranello termasuk chip prosesor six-core (wow!) Sao Paulo dan prosesor twelve-core Magny-Cours.











































